PM Turki Yakin Kekuasaan Presiden Suriah Segera Berakhir

PM Turki Yakin Kekuasaan Presiden Suriah Segera Berakhir

- detikNews
Senin, 21 Nov 2011 18:39 WIB
PM Turki Yakin Kekuasaan Presiden Suriah Segera Berakhir
Istanbul - Perdana Menteri (PM) Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mendesak Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mengundurkan diri. Dikatakan Erdogan, hari-hari Assad sebagai pemimpin segera berakhir. Menurutnya, Assad tak bisa terus berkuasa selamanya dengan kekuatan militer.

"Anda bisa terus berkuasa dengan tank-tank dan meriam hanya sampai titik tertentu. Harinya akan tiba ketika Anda juga akan pergi," kata Erdogan dalam pertemuan di Istanbul, Turki seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (21/11/2011).

"Seseorang muncul dan berkata 'Saya akan melawan dan mati. Terhadap siapa Anda akan melawan? Apakah Anda akan melawan saudara-saudara muslimmu yang engkau pimpin di negaramu?" cetus Erdogan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan Erdogan tersebut mengacu ke wawancara dengan Assad yang dimuat di harian Inggris, Sunday Times. Dalam wawancara itu, Assad bersumpah akan melawan dan mati untuk Suriah jika dihadapkan pada intervensi asing.

Erdogan pun mengecam keras penggunaan kekuatan militer terhadap para demonstran Suriah. Turki yang pernah menjadi sekutu dekat Suriah, belakangan semakin sering melancarkan kritikan terhadap rezim Suriah.

Pemerintahan Assad telah menuai kecaman dari komunitas internasional atas penggunaan kekerasan terhadap para demonstran antipemerintah. Untuk menghadapi demonstran, Assad memerintahkan pengerahan tank-tank dan penggunaan meriam. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan, lebih dari 3.500 orang telah tewas selama aksi demonstrasi menuntut pengunduran diri Assad.
(ita/vit)


Berita Terkait