Otoritas Turki menuduh pemberontak Kurdi terlibat dalam aksi tersebut.
Seperti yang diberitakan oleh AFP, Senin (21/11/2011), 3 bahan peledak ditemukan secara terpisah di jaringan pipa minyak. Bahan peledak itu ditaksir seberat 200 kilogram. Pihak penjinak bom Turki yang berada di lokasi berhasil menjinakkan bom tersebut.
Menurut sumber dari pihak keamanan Turki, pihak Partai Pekerja Kurdi (PKK) telah menjadikan jalur pipa tersebut sebagai salah satu target serangannya. Jaringa pipa itu diperkirakan mengangkut 450 sampai 500 ribu barel minyak mentah per hari.
PKK adalah organisasi yang memperjuangkan kemerdekaan kaum Kurdi di Turki. Mereka mengangkat senjata dan melakukan perlawan terhadap pemerintah sejak tahun 1984. Konflik tersebut telah menelan sekitar 45 ribu nyawa dari kedua belah pihak.
(fiq/vta)











































