Dalam kunjungan kenegaraan ke Australia, Rabu, 16 November lalu, Presiden AS Barack Obama mengumumkan peningkatan keberadaan militer AS di Australia. Banyak pihak yang menyebut hal itu sebagai upaya mengimbangi kekuatan China yang terus meningkat.
"Bisa dikatakan dari apa yang kita lihat dari Kementerian Luar Negeri China bahwa mereka keberatan tentang apa yang telah kita lakukan, namun Australia tak akan mengubah sikapnya," kata Rudd pada stasiun televisi ABC seperti dilansir AFP, Jumat (18/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pejabat tinggi negeri kangguru itu mengingatkan China untuk tidak ikut campur dalam keputusan soal kebijakan Australia.
"Kami ingin blak-blakan soal ini, kami tak akan membiarkan kebijakan keamanan nasional kami didikte oleh kekuatan luar manapun. Itu masalah kedaulatan bagi Australia," cetus Rudd.
Pengiriman pasukan tahap awal, yakni sebanyak 200-250 marinir AS akan dilakukan pada pertengahan tahun 2012 mendatang. Nantinya pemerintah AS berencana mengirimkan hingga 2.500 marinir ke Darwin, Australia pada tahun 2016 mendatang.
(ita/vit)










































