"Iklan tersebut tidak hanya menghancurkan kehormatan dari lembaga kepausan tetapi juga menyakiti hati para pemeluk Katolik. Sehingga kami rasa perlu menghentikan penyebaran iklan tersebut termasuk di media," ujar Juru Bicara Gereja Vatikan, Pendeta Federico Lombardi seperti dikutip dari Reuters, pada Jumat, (18/11/2011).
Selain itu Vatikan menilai, iklan tersebut merupakan sebuah penghinaan bagi lembaga kepausan dan juga terlihat bagaimana uang bisa membuat beberapa pihak menghalalkan segala cara. "Ini merupakan sebuah bukti nyata bagaimana iklan menghalalkan segala cara untuk menarik perhatian termasuk dengan cara yang provokatif," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto lain menunjukkan beberapa pemimpin dunia berciuman satu sama lain. Salah satu foto menunjukkan Presiden AS Barrack Obama sedang berciuman dengan Presiden Venezuela, Hugo Chavez.
(fjp/gah)










































