"Kementerian mengeksekusi 11 orang, termasuk seorang warga Tunia yang terbukti melakukan pengeboman di Masjid Al-Askar, pada tahun 2006," ujar juru bicara dari pemerintah seperti dikutip dari AFP, Kamis (17/11/2011).
Kesebelas orang tersebut merupakan warga negara Mesir dan sembilan lainnya adalah warga Irak, termasuk seorang wanita yang terlibat dalam kasus terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Tunisia, Fouad Mebazaa, beberapa kali meminta Presiden Irak Jalal Talabani untuk mengampuni al-Tariki.
(fiq/nvt)











































