Seperti dilansir dari presstv.ir, Kamis (17/11/2011), para demonstran itu berteriak "Masyarakat ingin pemerintahan turun!". Pihak oposisi yang dipimpin oleh Mussalam al-Barrak masuk ke dalam ruang sidang Parlemen Kuwait.
"Sekarang, kita masuk ke rumah rakyat," kata al-Barrak. Sementara itu, di luar Gedung Parlemen, demonstran juga berteriak meminta PM Nasser turun dari jabatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi yang berjaga menggunakan pentungan untuk membubarkan para demonstran. Seorang saksi mata menyebut lima orang terluka saat terjadi bentrokan antara pihak keamanan dan para demonstran.
Setelah bertikai dengan polisi, ribuan demonstran kembali ke Parlemen Kuwait dan memutuskan untuk menginap di sana sampai PM Nasser turun dari jabatannya. Demonstrasi ini muncul saat PM Nasser diduga melakukan korupsi untuk memperkaya diri sendiri sebanyak $US 350 juta.
(fiq/vit)










































