Seperti diberitakan AFP, Kamis (17/11/2011), pihak pemerintahan Prefektur Fukushima menyebut beras yang dihasilkan dari wilayah yang berada dekat dengan reaktor nuklir Fukushima mengandung cesium sekitar 630 becquerels per kilogram. Padahal batas ambang keamanan cesium yang ditetapkan pemerintah adalah 500 becquerels.
Cesium merupakan unsur kimia dengan nomor atom 55 dari massa atom 132,905. Cesium merupakan logam berwarna putih keperakan. Biasanya cesium digunakan sebagai pembersih oksigen dalam tabung hampa udara. Selain itu, cesium juga digunakan dalam pembangkit tenaga listrik, sel fotolistrik, dan sebagai katalis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika larangan itu diberlakukan, maka ini akan menjadi kali pertama pengiriman beras dari Prefektur Fukushima dihentikan setelah krisis nuklir yang diakibatkan gempa pada 11 Maret lalu. Larangan memakan sesuatu di Jepang bukan hal yang baru, akan tetapi untuk beras yang dikonsumsi setiap hari tentu berdampak penting bagi masyarakat Jepang.
Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda akan melakukan konsultasi dengan beberapa pihak terkait soal pelarangan beras dari Prefektur Fukushima. Kompensasi bagi para petani juga akan ditelaah oleh Noda.
(fiq/vit)











































