"Beberapa tahanan politik telah dibebaskan. Pemerintah telah memulai untuk membuka dialog. Namum, beberapa pelanggaran HAM masih ada," ujar Obama ketika berbicara di Parlemen Australia seperti diberitakan oleh Reuters, Kamis (17/11/2011).
"Jadi kami akan terus berbicara dengan pemerintah Myanmar untuk membicarakan langka-langkah yang akan diambil dengan Amerika Serikat," terangnya.
Pemerintahan Myanmar pada 30 Maret lalu membebaskan sekitar sekitar 230 tahanan politik. Langkah tersebut disambut positif oleh pihak Barat. Amerika Serikat, Eropa dan Australia mengatakan, pembebaskan tahanan politik merupakan prasyarat untuk menghapuskan sanksi ekonomi bagi Myanmar.
Kunjungan Obama ke Indonesia dalam rangka menghadiri KTT ASEAN, merupakan upaya Obama mendekati negara-negara di wilayah Pasifik. Presiden Myanmar Thein Sein, pun dijadwalkan menghadiri KTTT ASEAN dengan membawa beberapa agenda reformis.
(fiq/vit)











































