Pelaku ditangkap pada Selasa (15/11/2011), pukul 12.35 waktu setempat atau 4 hari setelah penembakan yang dilakukannya. Kini, pria tersebut berada di dalam tahanan polisi.
"Hernandez saat ini dalam tahanan Kepolisian Negara Bagian Pennsylvania," demikian statemen dari Dinas Rahasia AS seperti dikutip New York Times, Rabu (16/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pada Jumat malam pekan lalu, sebuah tembakan terdengar di Gedung Putih. Lalu, seorang pria tampak melarikan diri meninggalkan mobilnya. Di dalam mobil tersebut ditemukan senjata semi-otomatis AK-47.
Petugas Dinas Rahasia AS menemukan 2 proyektil peluru di Gedung Putih. Satu peluru memecahkan kaca jendela, namun berhasil tertahan oleh pelindung. Sementara peluru lainnya ditemukan pada eksterior bangunan.
Ketika insiden penembakan terjadi, Presiden AS Barack Obama dan istrinya Michelle Obama sedang menghadiri pertandingan basket di San Diego, California. Kemudian keduanya dijadwalkan menuju ke Hawaii untuk menghadiri KTT APEC bersama para pemimpin regional.
(irw/irw)











































