Seperti yang diberitakan Reuters, Rabu (16/11/2011), tentara-tentara pemberontak menembakkan roket dan senapan ke kompleks intelijen terbesar Angkatan Udara Suriah sekitar pukul 2.30 waktu setempat. Sempat terjadi baku tembak antara kedua belah pihak. Bahkan helikopter juga sempat berputar-putar di atas bangunan intelijen Suriah itu.
"Saya mendengar beberapa kali ledakan dan suara tembakan senapan mesin," ujar salah seorang warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 10 jam terakhir, pasukan loyalis pemerintah terus melancarkan serangan kepada basis-basis pemberontak. Tank-tank pengebom juga menembaki pasukan pemberontak.
"Tank-tank menembaki sesuai instruksi yang mereka terima dari penembak jitu yang ditempatkan di atap," ujar seorang petugas keamanan.
Suriah berencana memboikot Liga Arab, setelah sebelumnya membekukan keanggotaannya dari organisasi tersebut karena melakukan penindasan terhadap para pengunjuk rasa selama delapan bulan terakhir. Berdasarkan tekanan politik, Suriah membebaskan lebih dari 1.000 tawananan politik.
(fiq/nvt)











































