Arroyo Dilarang Berobat ke Luar Negeri, Suami Geram

Arroyo Dilarang Berobat ke Luar Negeri, Suami Geram

- detikNews
Rabu, 16 Nov 2011 12:38 WIB
Arroyo Dilarang Berobat ke Luar Negeri, Suami Geram
Manila - Pemerintah Filipina melarang mantan presiden Filipina Gloria Arroyo pergi ke luar negeri untuk berobat. Alasannya, Arroyo yang tengah dalam penyelidikan atas kasus korupsi itu, dikhawatirkan akan mencoba kabur. Suami Arroyo, Jose Miguel geram atas sikap pemerintah tersebut.

"Ini bukan lagi ketidakadilan, ini sudah kekejaman," cetus Miguel seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (16/11/2011).

Sebelumnya pada Selasa, 15 November malam waktu setempat, Arroyo dan keluarganya tiba di bandara Manila untuk pergi ke Singapura guna mengobati penyakit tulang yang dideritanya. Arroyo terlihat mengenakan kursi roda dan memakai penjepit leher.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun petugas imigrasi, atas perintah Menteri Kehakiman Filipina Leila de Lima, melarang keberangkatan rombongan Arroyo. Padahal sebelumnya Mahkamah Agung Filipina telah mengeluarkan putusan yang membolehkan kepergian Arroyo untuk berobat ke luar negeri.

Namun de Lima bersikeras bahwa kondisi kesehatan Arroyo tidak serius. Karenanya larangan bepergian atas wanita berumur 64 tahun itu tetap diberlakukan. Dikatakan de Lima, pemerintah yakin Arroyo ingin melarikan diri dari persidangan kasus korupsi yang tengah dihadapinya.

"Kami tak akan mengizinkan dia pergi kecuali ada masalah darurat medis. Itu sudah jelas," tegas de Lima pada para wartawan di Manila.

Juru bicara MA, Midas Marquez mengingatkan, pemerintah jelas-jelas telah melanggar perintah pengadilan tertinggi di negeri itu. Diingatkannya, mereka yang menolak melakukan putusan pengadilan berisiko dikenai dakwaan penghinaan pengadilan yang bisa diganjar hukuman maksimum enam bulan penjara.

MA memutuskan bahwa Arroyo bebas bepergian karena meskipun dirinya tengah dalam penyelidikan kepolisian atas kasus korupsi, namun sejauh ini belum ada dakwaan apapun terhadap Arroyo.
(ita/vit)


Berita Terkait