Menurut pejabat yang mengurusi masalah tuna wisma tersebut, Ilana Eldridge, pemerintah Northern Territory telah meminta agar para gelandangan diungsikan sementara.
"Kami membawa mereka ke tempat lain di mana mereka akan merasa nyaman dan aman dan kemudian dalam beberapa hari mereka akan datang kembali," katanya seperti dilansir News.com.au, Rabu (16/11/2011).
Sekitar 2.000 gelandangan berada di wilayah Darwin setiap malam. Sebanyak 20-30 orang di antaranya mangkal di sepanjang The Esplanade yang akan didatangi Obama. Diperkirakan sekitar 95 persen warga tunawisma di Darwin adalah keturunan Aborigin.
Kepala Menteri Northern Territory, Paul Henderson, mengatakan, pemindahan sementara para gelandangan itu perlu dilakukan sebagai bagian dari pengamanan Obama.
"Ini salah satu fakta hidup ketika presiden datang ke kota," kata Henderson pada radio ABC. "Itu terjadi di manapun di dunia, bukan cuma di Darwin," imbuhnya.
Beberapa hari lalu, para agen Dinas Rahasia AS telah berada di Darwin untuk menyiapkan kedatangan Obama.
(ita/vit)











































