Kandidat Presiden AS Gelagapan Ditanyai Soal Libya

Kandidat Presiden AS Gelagapan Ditanyai Soal Libya

- detikNews
Selasa, 15 Nov 2011 14:58 WIB
Kandidat Presiden AS Gelagapan Ditanyai Soal Libya
Washington - Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Herman Cain kembali disorot media AS. Bukan karena tuduhan pelecehan seksual terhadap beberapa wanita, namun karena ketidampuannya menjawab pertanyaan simpel mengenai Libya.

Cain gelagapan saat ditanyai oleh surat kabar Milwaukee Journal Sentinel. Padahal pertanyaannya simpel saja: apakah dia (Cain) setuju atau tidak setuju dengan respons Presiden Barack Obama atas pemberontakan di Libya.

"Oke, Libya," ujar Cain sebelum berhenti sejenak seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (15/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden Obama mendukung pemberontakan itu. Benar? Presiden Obama menyerukan pengunduran diri Khadafi. Saya cuma ingin memastikan dulu bahwa kita membahas hal yang sama sebelum saya bilang ya, saya setuju atau tidak, saya tidak setuju," tutur salah satu kandidat Partai Republik itu.

"Saya tidak setuju dengan cara dia menangani masalah itu karena alasan berikut --- ah bukan, itu hal yang berbeda," kata Cain kebingungan sembari mengatakan bahwa "banyak hal yang berputar-putar di kepala saya."

Momen itu terekam dalam kamera video berdurasi 5 menit yang dengan cepat menyebar di internet dan menjadi bahan olok-olok banyak orang, khususnya para penulis kolom dan wartawan media AS.

Kebingungan Cain menjawab pertanyaan langsung dan relatif simpel itu menimbulkan keraguan akan kemampuannya untuk melakukan debat kepresidenan. Apalagi karena mantan bos perusahaan pizza, Godfather's Pizza tersebut juga didera sejumlah tuduhan pelecehan seksual. Cain telah berulang kali membantah tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh empat wanita tersebut.

Bahkan istri Cain, Gloria juga tampil untuk membela suaminya. Kepada media Fox News, Gloria mengatakan bahwa suaminya itu sangat menghargai wanita. Gloria mengatakan, dirinya tidak mempercayai perkataan keempat wanita yang menuduh Cain.

Gloria pun yakin akan kemampuan suaminya untuk menjadi presiden. "Saya pikir dia akan menjadi presiden yang hebat," ujar Gloria.

Sebelumnya, kandidat presiden dari Partai Republik lainnya, Rick Perry juga disorot media AS karena performa buruknya dalam debat.


(ita/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads