"Saya komandan militer di gerakan perlawanan Norwegia dan ksatria 'Knights Templar' Norwegia. Saya mengakui perbuatan itu tapi saya tidak mengaku bersalah," kata Breivik di persidangan di Oslo, Norwgia seperti dilansir Daily Mirror, Selasa (15/11/2011).
Breivik diadili atas pembunuhan 77 orang di Oslo dan di Pulau Utoya saat berlangsung event kemah musim panas pada 22 Juli lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang wanita yang anak perempuannya tewas dalam pembantaian tersebut mengaku tidak bisa memahami mengapa Breivik melakukan tindakan keji seperti itu.
"Saya tidak mengerti. Karena itu saya harus hadir di sini," ujar wanita itu.
Tim Viskjer, yang selamat dalam peristiwa itu, menyebut si pembantai tampak dingin. "Saya pikir dia terlihat dingin dan tidak manusiawi," tuturnya.
Breivik membunuh 8 orang dengan bom di Oslo. Sementara 69 orang ditembaki hingga tewas di Pulau Utoya. Kebanyakan korban tewas di Utoya adalah remaja belasan tahun yang sedang mengikuti perkemahan remaja.
(ita/nvt)











































