Di tengah-tengah acara makan malam yang berlangsung di Strip Waikiki Beach, ia membuka jaketnya dan terlihat T-shirt bertuliskan "Okupasi dengan Aloha," menggunakan kata Hawaii yang mengandung berbagai makna termasuk cinta dan perdamaian. Dia kemudian menyanyikan lagu barunya berjudul "We Are The Many."
"Aku cukup gugup, bahkan sempat takut. Aku terus berpikir, apa konsekuensi yang akan aku terima dengan melakukan hal ini?" kata Makana (33), seperti dilansir AFP, Senin (14/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makana, yang lahir bernama Matius Swalinkavich, mengatakan lagu yang dia nyanyikan dianggap aneh oleh beberapa orang yang hadir dalam acara dinner tersebut. Namun tampaknya Obama tidak menyadari apa yang sedang terjadi, lantaran sibuk bercengkerama dengan para tamu undangan.
Kejadian ini terjadi saat makan malam yang diadakan oleh Obama untuk menyambut 21 pemimpin negara-negara APEC, termasuk Presiden China Hu Jintao dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, termasuk juga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Saat acara makan malam ini digelar, sekitar 400 pengunjuk rasa anti-globalisasi dan warga asli Hawaii, serta aktivis HAM, menggelar aksi protes. Mereka pun akhirnya menghentikan aksinya setelah dihalau oleh petugas keamanan.
Makana yang merilis lagu di internet, sehari sebelumnya, mengaku memutuskan untuk melakukan tindakan nekatnya ini atas desakan penggemarnya.
Dia terinspirasi oleh gerakan anti-kapitalis yang dimulai dengan "Menduduki Wall Street" di New York, mencela politikus Washington, menghujat keserakahan perusahaan yang menurutnya sebagai sebuah sistem ekonomi yang tidak adil di Amerika.
Adapun lirik lagu tersebut di antaranya berbunyi: "Kami akan menduduki jalan-jalan, kami akan menduduki pengadilan, kami akan menduduki kantor Anda, sampai Anda melakukan penawaran diri."
Makana menyanyikannya secara berulang-ulang selama 40 menit, dengan tempo bervariasi untuk menghindari reaksi terbuka dari petugas keamanan atau pun peserta makan malam.
"Setiap kali saya merasa 'panas' mungkin bisa turun, saya akan melambatkan tempo lagu yang saya nyanyikan. Ini adalah prosedur yang sangat hati-hati," katanya.
(anw/fiq)










































