Tambang Batubara Meledak di China, 34 Pekerja Tewas

Tambang Batubara Meledak di China, 34 Pekerja Tewas

- detikNews
Minggu, 13 Nov 2011 23:31 WIB
Tambang Batubara Meledak di China, 34 Pekerja Tewas
Beijing - Jumlah korban tewas akibat ledakan gas di sebuah tambang batubara di China barat daya Provinsi Yunnan telah bertambah menjadi 34 orang. Sebelumnya, korban tewas dilaporkan 19 orang.

Insiden ini terjadi di sebuah tambang batubara yang terletak di Kabupaten Sizhuang, dekat kota Qujing di Provinsi Yunnan.

Sembilan penambang masih terperangkap pada hari Minggu pagi (13/11/2011). Ratusan tim SAR masih melakukan pencarian terhadap mereka. Demikian disampaikan juru bicara pemerintah, Li Jianjun seperti dikutip reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Li mengatakan, 181 meter (600 kaki) bagian dari terowongan belum dibersihkan. Dia memperingatkan bahwa risiko sejumlah besar gas bawah tanah akan menghambat operasi penyelamatan.

Kantor berita Xinhua mengatakan tambang itu beroperasi secara ilegal, yang sebelumnya telah memiliki lisensi namun sudah dicabut tahun lalu. Biro Pengawasan Batubara Provinsi Yunnan telah memerintahkan untuk menghentikan produksi pada bulan April tahun lalu.

Sementara, insiden serupa juga terjadi di China, di mana tujuh penambang terperangkap di bawah tanah oleh banjir di sebuah tambang batubara di Provinsi Gansu, China bagian barat laut.

Pemerintah provinsi mengatakan banjir tersebut terjadi di tambang batubara Sigeshan Tongda, di kota Jingtai. Tim SAR mencoba melakukan upaya penyelamatan dengan memompa air keluar dari tambang.

Tambang China adalah yang paling mematikan di dunia. Hal ini disebabkan karena standar keamanan yang lemah, serta pihak tambang terburu-buru untuk melayani permintaan pasar terhadap baubara yang sangat tinggi.

Pada tahun 2010, 2.433 orang tewas dalam kecelakaan tambang batubara di China. Angka ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2009 yang mencapai 2.631 orang tewas dalam tambang batubara.

(anw/fiq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads