Sikap resmi pemerintah disampaikan oleh Menteri Perhubungan Meksiko, Dionisio Perez-Jacome, Sabtu (12/11/11). Pernyataan ini bertentangan dengan pemberitaan surat kabar Meksiko sebelumnya yang menyebut kecelakaan disebabkan oleh kesalahan pilot.
Perez-Jacome mengatakan sebuah penyelidikan mendalam sedang dilakukan, tapi hasil awal menunjukkan peristiwa itu kecelakaan. "Saat ini kami tidak punya indikasi, tidak ada bukti. Dugaannya adalah ini sesuatu yang bukan kecelakaan," ujarnya seperti dilansir Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peneliti mengonfirmasikan pilot terbang secara manual dengan menggunakan visi sendiri, bukan alat pemandu pesawat. Hal itu standar mengingat kondisi cuaca yang baik ketika helikopter meninggalkan Meksiko City.
"Penyelidikan lebih lanjut akan berusaha memastikan keberadaan kabut di daerah jatuhnya helikopter," tutur peneliti.
Selain itu, pemerintah Meksiko juga telah meminta bantuan dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat serta kantor Prancis guna penyelidikan insiden ini. Mendapatkan kabar ini, Presiden Meksiko pun mengurungkan niatnya terbang ke Hawaii untuk menghadiri pertemuan Asia-Pasifik.
(mok/mok)











































