Menurut Nasrallah, AS telah gagal di Irak dan terpaksa menarik mundur pasukannya dari negeri itu. Akibatnya, AS ingin menghukum negara-negara yang menentang pendudukan AS di Irak.
"AS ingin menghukum Iran dan Suriah dan berniat terus membuat mereka berada dalam tekanan," ujar Sekjen Hizbullah tersebut seperti dilansir Press TV, Sabtu (12/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum lama ini surat kabar Israel, Haaretz memberitakan bahwa Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu tengah menggalang dukungan di kabinetnya mengenai serangan ke Iran guna menghancurkan program nuklir negara itu.
Negara-negara Barat mencurigai Iran diam-diam tengah mengembangkan senjata atom lewat program nuklir yang dijalankannya. Namun pemerintah Iran bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi bagi kepentingan sipil.
(ita/ita)











































