Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Hillary Clinton pun mendesak pemerintah China untuk menggunakan pengaruhnya guna menekan Iran soal program nuklirnya.
Hal itu disampaikan Hillary dalam pertemuan dengan Menlu China Yang Jiechi di Hawaii, AS menjelang KTT Asia-Pasifik yang akan digelar akhir pekan ini. Dalam pertemuan itu, istri mantan Presiden AS Bill Clinton tersebut berbicara panjang lebar mengenai Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
China juga Rusia merupakan sekutu kuat Iran. Kedua negara tersebut telah menolak adanya sanksi-sanksi baru terhadap Iran terkait program nuklirnya. China dan Rusia bersikeras bahwa dialog lebih jauh diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Dalam laporannya, IAEA menyatakan bahwa berdasarkan informasi kredibel, Iran telah melakukan aktivitas-aktivitas terkait untuk pengembangan hulu ledak nuklir. Pemerintah Iran membantah keras laporan tersebut. Iran selama ini bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi untuk kepentingan sipil.
(ita/vit)











































