Dikatakan Panetta, serangan itu akan memiliki dampak serius bagi wilayah Timur Tengah termasuk jika serangan itu ternyata tidak benar-benar menghentikan program nuklir Iran.
"Kita harus hati-hati dengan konsekuensi-konsekuensi yang tidak diinginkan," kata Panetta kepada para wartawan di Washington seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (11/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spekulasi serangan Israel ke Iran meningkat setelah Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) merilis laporan terbaru mengenai aktivitas nuklir Iran pada Selasa, 8 November lalu. Dalam laporan itu disebutkan adanya bukti yang menunjukkan program nuklir Iran digunakan untuk melakukan riset mengenai bagaimana menaruh hulu ledak nuklir ke rudal-rudal balistik Iran.
Pemerintah Iran telah membantah laporan tersebut sebagai tidak berdasar dan bermotif politik serta didasarkan pada tekanan pemerintah Amerika Serikat. Menanggapi ancaman serangan Israel, Menteri Pertahanan Israel Ahmad Vahid menegaskan, angkatan bersenjata Iran akan membalas dengan kekuatan penuh setiap agresi dan ancaman.
Bahkan sebelumnya, wakil panglima militer Iran Brigjen Masoud Jazayeri mengingatkan 'kehancuran' Israel jika negara Yahudi itu menyerang. Bahkan diingatkannya, respons Iran bukan cuma akan terbatas di Timur Tengah saja.
(ita/vit)











































