Dikatakan Hillary seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (11/11/2011), pemerintah AS telah menyampaikan secara langsung kekhawatiran AS atas kekerasan dan pelanggaran HAM di Papua.
"Perlu adanya dialog dan reformasi politik berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan legal rakyat Papua, dan kami akan mengangkat kembali isu itu secara langsung dan mendorong pendekatan seperti itu," kata istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidatonya tersebut, Hillary menyebut Indonesia dan India sebagai "dua kekuatan demokrasi paling dinamis dan signifikan di dunia."
Pekan depan Hillary akan pergi ke Bali bersama Presiden AS Barack Obama untuk mengikuti KTT Asia Timur.
(ita/vit)











































