Anggota parlemen tersebut, Ali-Reza Salimi, mengecam laporan Direktur Jenderal IAEA, Yukiya Amano tersebut yang menurutnya kurang pendekatan legal dan teknis. Bahkan Salimi menyebut Amano telah bertindak sebagai agen badan intelijen AS, CIA.
"Dia (Amano) telah menunjukkan dalam laporan ini bahwa dia bertindak sebagai agen CIA dan Departemen Luar Negeri AS. Dia telah menyiapkan laporan yang sepenuhnya politis, tak tercatat dan non-legal," cetus Salimi seperti dikutip kantor berita Iran, IRNA dan dilansir Press TV, Kamis (10/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan terbaru mengenai aktivitas nuklir Iran tersebut dibagikan ke 35 anggota Dewan Gubernur IAEA pada Selasa, 8 November malam lalu. Pemerintah Iran telah membantah laporan tersebut sebagai "tidak seimbang, tidak profesional dan disiapkan dengan motivasi politik dan di bawah tekanan politik AS."
(ita/vit)










































