Kapal Chin Yi Wen tersebut berawak 28 ABK. Mereka adalah 6 warga negara China, 8 Filipina, 6 Indonesia, dan 5 warga negara Vietnam. Para awal kapal hilang kontak dan diduga mulai dibajak sejak hari Jumat (3/11/2011) lalu. Namun kapten kapal mengorganisir para ABK untuk melawan.
"Seingat saya, ini adalah pertama kalinya para pelaut kapal penangkap ikan yang dibajak perompak Somalia, berhasil membebaskan diri oleh usaha mereka sendiri," ujar Jubir Perikanan Taiwan, Tsay Tzu-yaw kepada AFP, Minggu (6/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi perkelahian itu, tiga ABK mengalami luka-luka. Kapal saat ini sudah diarahkan ke Seychelles.
Belum ada keterangan dari Kementerian Luar Negeri terkait nasib 6 ABK Indonesia di kapal itu.
(rdf/vit)










































