Didera Skandal Memalukan, Badan Intelijen Kolombia Dibubarkan

Didera Skandal Memalukan, Badan Intelijen Kolombia Dibubarkan

- detikNews
Selasa, 01 Nov 2011 12:33 WIB
Didera Skandal Memalukan, Badan Intelijen Kolombia Dibubarkan
Bogota - Presiden Kolombia Juan Manuel Santos akhirnya membubarkan badan intelijen negara tersebut yang selama bertahun-tahun telah didera berbagai skandal memalukan. Itu termasuk infiltrasi oleh paramiliter sayap kanan, skandal penyadapan wartawan dan hakim serta pembunuhan.

"Hari ini DAS (badan intelijen) berumur 58 tahun, dan kami akan menghapuskannya," kata Santos dalam pidatonya di istana kepresidenan Narino seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (1/11/2011).

"Negara ini tahu mengapa kami telah memutuskan untuk mengambil langkah tersebut. Ini keputusan yang penting," tegas Santos.

DAS selama melapor langsung ke presiden. Pada awal tahun 2000-an lalu, DAS dikaitkan dengan serangkaian skandal karena masuknya anggota Colombian Self-Defense Unit, paramiliter yang sudah dibubarkan pada 2003 dan 2006.

Beberapa stafnya, termasuk mantan direkturnya, dikaitkan dengan investigasi aktivitas-aktivitas ilegal termasuk penyadapan telepon dan gangguan terhadap hakim-hakim Mahkamah Agung, politikus dan jurnalis yang kritis terhadap mantan Presiden Kolombia, Alvaro Uribe yang memerintah mulai 2002-2010 silam.

Dikatakan Santos, dengan penghapusan DAS, maka tugas-tugas DAS selanjutnya akan dibagi ke beberapa badan lainnya, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Dalam Negeri, kepolisian dan kantor-kantor kejaksaan.


(ita/vit)


Berita Terkait