"Hari ini DAS (badan intelijen) berumur 58 tahun, dan kami akan menghapuskannya," kata Santos dalam pidatonya di istana kepresidenan Narino seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (1/11/2011).
"Negara ini tahu mengapa kami telah memutuskan untuk mengambil langkah tersebut. Ini keputusan yang penting," tegas Santos.
DAS selama melapor langsung ke presiden. Pada awal tahun 2000-an lalu, DAS dikaitkan dengan serangkaian skandal karena masuknya anggota Colombian Self-Defense Unit, paramiliter yang sudah dibubarkan pada 2003 dan 2006.
Beberapa stafnya, termasuk mantan direkturnya, dikaitkan dengan investigasi aktivitas-aktivitas ilegal termasuk penyadapan telepon dan gangguan terhadap hakim-hakim Mahkamah Agung, politikus dan jurnalis yang kritis terhadap mantan Presiden Kolombia, Alvaro Uribe yang memerintah mulai 2002-2010 silam.
Dikatakan Santos, dengan penghapusan DAS, maka tugas-tugas DAS selanjutnya akan dibagi ke beberapa badan lainnya, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Dalam Negeri, kepolisian dan kantor-kantor kejaksaan.
(ita/vit)











































