"Hari ini DAS (badan intelijen) berumur 58 tahun, dan kami akan menghapuskannya," kata Santos dalam pidatonya di istana kepresidenan Narino seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (1/11/2011).
"Negara ini tahu mengapa kami telah memutuskan untuk mengambil langkah tersebut. Ini keputusan yang penting," tegas Santos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa stafnya, termasuk mantan direkturnya, dikaitkan dengan investigasi aktivitas-aktivitas ilegal termasuk penyadapan telepon dan gangguan terhadap hakim-hakim Mahkamah Agung, politikus dan jurnalis yang kritis terhadap mantan Presiden Kolombia, Alvaro Uribe yang memerintah mulai 2002-2010 silam.
Dikatakan Santos, dengan penghapusan DAS, maka tugas-tugas DAS selanjutnya akan dibagi ke beberapa badan lainnya, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Dalam Negeri, kepolisian dan kantor-kantor kejaksaan.
(ita/vit)










































