Kantor berita Korsel, Yonhap seperti dilansir AFP, Selasa (1/11/2011) memberitakan, tentara AS tersebut dihukum penjara atas pemerkosaan seorang gadis berumur 18 tahun di Dongducheon, tempat beradanya pangkalan Divisi Infanteri Kedua AS dan dekat dengan perbatasan Korea Utara (Korut). Dongducheon berjarak sekitar 40 kilometer sebelah utara Seoul.
Prajurit AS yang tidak disebutkan namanya itu memperkosa korban berulang kali pada 24 September lalu. Dalam kejadian itu, prajurit Angkatan Darat itu membobol masuk ke kediaman korban dan melakukan pemerkosaan beberapa kali setelah mengancam wanita muda itu dengan gunting. Sebelum melarikan diri, tentara AS itu juga membawa kabur uang korban sebanyak 5 ribu won.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Militer AS juga meminta maaf dan menerapkan aturan jam malam selama sebulan terhadap pasukannya di Korsel. Kejahatan yang dilakukan tentara AS yang ditempatkan di Korsel merupakan masalah sensitif. Meski begitu banyak yang menganggap kehadiran pasukan AS di negeri Ginseng itu penting untuk menangkal serangan Korut. Sebanyak 28.500 tentara AS hingga saat ini terus ditempatkan di Korsel.
(ita/vit)










































