Kota Ercis merupakan kota yang mengalami kerusakan paling parah setelah digoyang gempa berkekuatan 7,2 SR yang melanda provinsi Van pada tanggal 23 Oktober lalu.
Seperti dikutip dari Reuters, Senin (31/10/2011), hari Minggu kemarin beberapa toko dibuka kembali, listrik mulai teralirkan dan ATM sebuah bank mulai berfungsi kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rumah kami berada dalam kondisi baik tetapi kami hidup di tenda karena takut. Kami akan kembali setelah gempa susulan pergi dan pemerintah mengatakan rumah kami aman," kata Fadli Kocak, pemilik toko roti di Ercis, yang berharap akan segera kembali berbisnis.
"Masalahnya di sini adalah bahwa Anda tidak dapat memberikan 100 ribu tenda di sebuah kota yang populasinya sama dengan itu," Yalcin Mumcu selaku koordinator operasi penyelamatan di Erics.
Sementara itu keluhan kurangnya tenda juga dialami warga desa Yukari Isikli yang jauhnya kurang lebih 10 km dari Ercis. Kepala Desa Yukari Isikli, Mehmet Siddik Demirtas mengatakan warganya banyak yang tidur di luar. Desanya sudah menerima bantuan batubara dan selimut hanya kurang tenda.
"Kami pergi setiap hari ke kota Ercis untuk meminta tenda tapi mereka memberitahu kami untuk menunggu," ujar Mehmet.
(feb/van)











































