Pascagempa, Turki Khawatir Kekurangan Guru

Pascagempa, Turki Khawatir Kekurangan Guru

- detikNews
Minggu, 30 Okt 2011 06:11 WIB
Pascagempa, Turki Khawatir Kekurangan Guru
Ercis - Meski telah lewat seminggu, bukan berarti gempa dengan kekuatan 7,2 Skala Richter yang mengguncang Turki telah hilang dari ingatan. Setidaknya 582 orang tewas dalam bencana tersebut dan 455 orang di antaranya ada di Kota Ercis yang berpenduduk hampir 100.000 jiwa. Naasnya, 56 korban di kota tersebut berprofesi sebagai guru.

"Ini sangat menyedihkan, para guru ini sangat muda dan berharga bagi kami, mereka datang dari berbagai kota di Turki," kata seorang kepala sekolah dasar negeri kepada Reuters, Sabtu (29/10/11) di sebuah tenda yang didirikan di halaman sebuah hostel yang rusak.

Kebanyakan dari guru tersebut masih berusia muda dan baru tahun pertama dalam berkarier. Ketika gempa mengguncang, mereka sedang berada di Cafe Buse merayakan pertunangan salah seorang temannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"25 Guru, berusia antara 24-27, hampir semua di tahun pertama mereka mengajar. (Mereka) menghadiri perayaan (setelah mengikuti pelatihan pengembangan karier). Karena itulah angka kematian guru sangat tinggi. Pasangan malang yang baru bertunangan pun tewas," lanjut kepala sekolah.

Kepala sekolah menambahkan bahwa terdapat sekitar 1.500 guru di Ercis dan delapan puluh persen di antaranya berasal dari luar. Pemulihan para guru dari trauma gempa ini pun menjadi keraguan kepala sekolah bahwa pendidikan di Ercis tidak akan normal dalam waktu dekat.

"Saya tidak yakin sekolah dapat kembali berjalan sebelum Februari," kata kepala sekolah. "Ini bukan tentang bangunan, ini tentang meyakinkan para guru malang ini untuk kembali pada kondisi mengerikan di sini."

(rdf/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads