Sebelumnya pejabat Kementerian Pertahanan Irak seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (28/10/2011) menyatakan, 10 orang tewas akibat dua kali ledakan bom pada Kamis, 27 Oktober malam waktu setempat itu. Namun hari ini pejabat-pejabat Irak menyampaikan bahwa jumlah korban bertambah sekitar tiga kali lipat.
Serangan bom kembar itu terjadi di kawasan Urr, Baghdad. Bom pertama meledak sekitar pukul 19.00, Kamis waktu setempat diikuti kemudian oleh ledakan bom kedua saat warga dan polisi berkumpul di lokasi.
Ini merupakan korban jiwa terbesar sejak 15 Agustus lalu, ketika serangan bom terjadi di Kota Kut, Iral selatan dan menewaskan 40 orang. Militan Al Qaeda dituding bertanggung jawab atas pengeboman itu.
Serangan-serangan bom ini terjadi di tengah kekhawatiran akan kemungkinan meningkatnya kekerasan di Irak setelah pasukan Amerika Serikat meninggalkan negeri itu pada akhir tahun ini
(ita/vit)











































