Kantor berita Turki, Anatolia seperti dilansir Reuters, Jumat (28/10/2011) memberitakan, anak laki-laki tersebut berumur 12 tahun. Bocah bernama Ferhat Tokay tersebut diselamatkan di Kota Ercis, kota yang paling parah diguncang gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter tersebut.
Para petugas penyelamat berhasil menyelamatkan bocah tersebut setelah 108 jam tertimpa reruntuhan bangunan. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit di Ercis namun kemudian diterbangkan dengan helikopter untuk dipindahkan ke rumah sakit di Kota Van guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tepuk tangan serta sorakan gembira dari yang menyaksikan drama penyelamatan ini pun pecah. "Segala puji bagi Allah!" kata paman Imdat seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/10/2011).
Sejauh ini, lebih dari 180 orang telah berhasil ditemukan selamat dari reruntuhan bangunan sejak gempa terjadi pada Minggu, 23 Oktober lalu. Jumlah korban tewas sejauh ini telah mencapai 535 orang dan sekitar 2.300 orang lainnya luka-luka. Ini merupakan gempa terdahsyat di Turki dalam kurun waktu satu dekade lebih.
(ita/vit)











































