Bom pertama yang meledak terjadi di distrik Ur Ibukota Irak dan menyasar patroli polisi di kawasan tersebut. Sementara ledakan kedua terjadi ketika layanan medis tengah melakukan evakuasi terhadap korban luka.
Dikutip dari Reuters, Jumat (28/10/2011) dalam beberapa hari terakhir kelompok militan telah melakukan kampanye menentang polisi Baghdad. Serangan rata-rata ditujukan kepada polisi lalu-lintas yang tidak bersenjata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bom juga meledak di pinggir jalan di Kota Sadr tidak jauh dari pos polisi lalu-lintas. Akibatnya dua orang polisi dan seorang warga sipil terluka.
Selain menyasar polisi, bom yang diduga merupakan serangan dari kelompok militan juga menyasar pos patroli tentara Irak, delapan warga sipil terluka dalam serangan bom yang meledak di pinggir jalan tersebut.
Kekerasan turun tajam dalam beberapa tahun terakhir setelah pembantaian sektarian 2006-2007 lalu. Pasukan keamanan hingga saat ini masih terus memerangi pemberontakan milisi Sunni-Syiah yang dituding berada di balik aksi pemboman berdarah tersebut.
(ahy/mok)










































