Otoritas Turki menyatakan seperti dilansir AFP, Kamis (27/201/2011), sebanyak 1.650 orang lainnya mengalami luka-luka dan 185 orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan bangunan. Upaya pencarian korban masih terus dilakukan.
Saat ini bantuan-bantuan asing seperti dari Jerman, Rusia, Israel dan Ukraina mulai berdatangan setelah pemerintah Turki menyatakan akan menerima bantuan asing. Negara-negara tersebut kebanyakan mengirimkan tenda-tenda, rumah-rumah darurat, selimut dan pakaian. Barang-barang tersebut paling dibutuhkan saat ini mengingat hujan salju sudah mulai turun di Turki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sermin Yildiz, seorang ibu yang sedang hamil 8 bulan, tinggal di sebuah tenda bersama suami dan anak kembarnya. Keluarga itu tinggal di tenda tersebut bersama keluarga lain yang merupakan kerabatnya.
"Sekarang tambah dingin, anak-anak saya batuk. Saya tidak tahu sampai berapa lama kami harus tinggal di sini," kata Yildiz. "Kami belum mendapatkan tenda. Kami menunggu untuk mendapatkan tenda buat kami sendiri," tutur wanita itu.
Gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter yang mengguncang Turki ini telah menghancurkan sedikitnya 2.200 bangunan.
(ita/vit)











































