Pemimpin Libya Minta Misi NATO Berlanjut Hingga Akhir 2011

Pemimpin Libya Minta Misi NATO Berlanjut Hingga Akhir 2011

- detikNews
Rabu, 26 Okt 2011 17:09 WIB
Tripoli - Pemimpin sementara Libya Mustafa Abdel Jalil dengan tegas meminta NATO untuk melanjutkan misinya di Libya sampai setidaknya akhir tahun 2011 ini. Hal itu disampaikan Abdel Jalil dalam sebuah konferensi Conference of Friends Committee di Doha, Qatar.

"Kami harap NATO akan meneruskan kampanyenya hingga setidaknya akhir tahun ini untuk membantu kami dan negara-negara tetangga," kata Abdel Jalil, kepala Dewan Transisi Nasional Libya (NTC) dalam konferensi sekutu-sekutu militer negara Afrika Utara tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/10/2011).

Menurut Abdel Jalil, permintaan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa tak ada senjata-senjata yang disusupkan ke negara-negara tetangga dan untuk menjamin keamanan rakyat Libya dari sisa-sisa pasukan Muammar Khadafi yang telah melarikan diri ke negara-negara tetangga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan pemimpin interim Libya itu, NTC juga meminta bantuan dari NATO dalam mengembangkan sistem pertahanan dan keamanan Libya.

Sementara itu di Brussels, Belgia, para diplomat mengatakan, NATO memutuskan untuk menunda keputusan resmi guna mengakhiri serangan udara di Libya setelah adanya permintaan dari NTC untuk memperpanjang misi.

Semula NATO berencana untuk membuat keputusan hari Rabu ini guna menetapkan tanggal 31 Oktober sebagai hari terakhir misi NATO di Libya yang telah berlangsung 7 bulan. Namun dengan adanya permintaan NTC, pengambilan keputusan diundur menjadi Jumat, 28 Oktober mendatang.

"Dewan Atlantik Utara (NAC) akan bertemu dengan para mitra Jumat ini untuk membahas misi Libya dan mengambil keputusan resmi," kata juru bicara NATO, Oana Lungescu.

Dikatakan Lungescu, Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen saat ini tengah melakukan konsultasi dengan PBB dan para pemimpin NTC.


(ita/vit)


Berita Terkait