Senator AS Desak Presiden Suriah Diadili Atas Kejahatan Kemanusiaan

Senator AS Desak Presiden Suriah Diadili Atas Kejahatan Kemanusiaan

- detikNews
Rabu, 26 Okt 2011 16:05 WIB
Senator AS Desak Presiden Suriah Diadili Atas Kejahatan Kemanusiaan
Washington - Para senator Amerika Serikat mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengadukan Presiden Suriah Bashar al-Assad ke Mahkamah Kejahatan Internasional atau International Criminal Court (ICC) atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dalam surat untuk Dubes AS untuk PBB, Susan Rice, para senator AS menyatakan, saat ini waktunya bagi ICC untuk menelaah tuduhan-tuduhan besar dan sangat mengganggu terhadap Assad dikarenakan penanganan pemerintahannya terhadap para demonstran antipemerintah.

"Yang terpenting adalah Dewan Keamanan membawa tuduhan-tuduhan kredibel kejahatan terhadap kemanusiaan oleh rezim Presiden Bashar al-Assad ke ICC," demikian ditulis para senator AS seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rakyat Suriah layak tahu bahwa rakyat AS memahami penderitaan mereka, mendukung mereka dan akan bekerja untuk mendatangkan keadilan bagi negeri mereka," demikian bunyi surat para senator AS itu.

Dalam surat itu, para senator AS menekankan bahwa Dubes AS untuk Suriah Robert Ford, yang sering mengkritik sikap pemerintah Suriah terhadap para demonstran, telah meninggalkan Suriah dikarenakan "ancaman-ancaman kredibel atas keselamatannya".

Para senator dari Partai Demokrat seperti Dick Durbin, Benjamin Cardin, Robert Menendez dan Barbara Boxer menandatangani surat untuk Rice tersebut.

Menurut perkiraan PBB, lebih dari 3 ribu orang telah tewas dalam operasi yang dilakukan aparat Suriah terhadap para demonstran sejak aksi demo besar-besaran terjadi di negeri itu pada pertengahan Maret lalu. Dalam aksinya, para demonstran menuntut reformasi dan pengunduran diri Assad.
(ita/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini