Obama Ingatkan Kematian Khadafi Kirimkan Pesan Bagi Para Diktator

Obama Ingatkan Kematian Khadafi Kirimkan Pesan Bagi Para Diktator

- detikNews
Rabu, 26 Okt 2011 10:32 WIB
Obama Ingatkan Kematian Khadafi Kirimkan Pesan Bagi Para Diktator
Washington - Muammar Khadafi tewas di tangan para pemberontak Libya. Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengingatkan, kematian mengerikan Khadafi mengirimkan pesan bagi para diktator di seluruh dunia bahwa rakyat merindukan kebebasan.

Dalam wawancara di acara "Tonight Show with Jay Leno" di stasiun televisi NBC, Obama mengatakan bahwa Khadafi, orang yang selama 40 tahun "menteror negerinya dan mendukung terorisme" telah mendapat cukup kesempatan untuk menyerahkan kekuasaan.

"Tapi dia tidak melakukannya dan jelas bahwa kita tak akan pernah suka melihat siapapun berakhir seperti yang dialami dia," kata Obama seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun saya pikir itu jelas mengirimkan pesan kuat ke seluruh dunia bagi para diktator bahwa rakyat merindukan kebebasan, dan mereka perlu menghormati hak-hak manusia dan aspirasi universal rakyat," imbuh Obama dalam wawancara tersebut.

Khadafi beserta putranya, Mutassim dan mantan menteri pertahanan Libya Abu Bakr Yunis Jaber telah dikuburkan di daerah gurun pasir yang dirahasiakan di Kota Misrata, Libya. Sebelumnya ketiga jasad tersebut telah disimpan di ruang pendingin di pasar Misrata untuk dipamerkan ke publik. Ribuan orang telah datang untuk melihat dan mengabadikan foto jasad-jasad tersebut.

Kematian Khadafi menimbulkan kontroversi terlebih setelah munculnya rekaman gambar ponsel yang menunjukkan dirinya disiksa lebih dulu sebelum menghembuskan nafas terakhir. Bahkan dalam sebuah rekaman terlihat bahwa seorang milisi pemberontak mencoba menyodomi Khadafi dengan menggunakan semacam alat.

Khadafi tutup usia pada umur 69 tahun. Pria eksentrik itu telah memimpin Libya selama 42 tahun.
(ita/vit)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads