Pejabat tinggi Dewan Transisi Nasional Libya (NTC) mengatakan, mereka meminta NATO untuk memperpanjang misinya di negara Afrika Utara itu hingga sebulan lagi.
"Saya meminta NATO untuk tetap di sini setidaknya hingga satu bulan lagi," kata Menteri Perminyakan dan Keuangan interim Libya, Ali Tarhuni seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para petinggi NATO rencananya akan bertemu hari Rabu, 26 Oktober waktu setempat untuk membuat keputusan resmi mengenai rencana mengakhiri serangan udara di Libya pada 31 Oktober mendatang. Tidak jelas apakah dengan adanya permintaan NTC ini, NATO akan memperpanjang misinya di Libya.
Sebelumnya Menteri Pertahanan AS Leon Panetta, saat kunjungan ke Jepang menegaskan, semua keputusan menyangkut Libya tergantung pada NATO. Misi NATO di Libya telah berlangsung selama 7 bulan.
(ita/vit)











































