Perolehan suara Cristina jauh meninggalkan rival terkuat di antara enam pesaingnya, yakni Hermes Binner yang hanya meraih 17 persen suara.
"Yang saya inginkan hanyalah untuk terus membantu... terus membuat Argentina tumbuh," ujar Cristina dalam pidato kemenangannya seperti dilansir Los Angeles Times, Senin (24/10/2011).
"Saya ingin terus mengubah sejarah," imbuh janda mendiang Presiden Argentina Nestor Kirchner tersebut.
Dengan kemenangan ini, Cristina yang mantan senator itu terpilih kembali untuk periode kedua sebagai pengganti mendiang suaminya.
Menurut para ahli, kemenangan Cristina didorong oleh pertumbuhan ekonomi yag kuat belakangan ini serta kebijakannya yang populer.
"Perekonomian berjalan sangat bagus, ada pekerjaan-pekerjaan dan ada kredit," kata Manuel Mora y Araujo, analis politik di Buenos Aires. "Ditambah lagi dengan bantuan sosialnya untuk kaum miskin dan pensiunan telah memperkuat dukungannya di kalangan kelas bawah," imbuhnya.
Selain itu, kemenangan Cristina juga dipicu oleh simpati publik atas kematian suaminya tahun lalu. Argentina yang berlokasi di Amerika Selatan dan berpenduduk 40 juta jiwa itu, telah menikmati pertumbuhan ekonomi kuat sejak Kirchner memulai masa jabatan empat tahun pada 2003 lalu.
(ita/vit)











































