"Kematian pemimpin terguling Libya Muammar Khadafi merupakan titik balik bersejarah. Era baru dimulai di Libya dengan perkembangan ini," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/10/2011).
"Turki yakin bahwa nasib rezim otokratis Muammar Khadafi yang berlangsung lebih dari 40 tahun, merupakan pelajaran menyakitkan sehubungan dengan gerakan perubahan dan transformasi demokratis di wilayah ini," demikian disampaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Turki juga mengharapkan agar para anggota keluarga Khadafi dan pejabat-pejabat rezimnya menyerahkan diri secepat mungkin.
Khadafi tewas ditembak pasukan pemberontak di kampung halamannya di Kota Sirte, Libya pada Kamis, 20 Oktober. Pria berumur 69 tahun itu telah memimpin Libya selama 42 tahun.
(ita/vit)











































