Kata-kata Terakhir Khadafi: 'Jangan Tembak, Jangan Tembak'

Kata-kata Terakhir Khadafi: 'Jangan Tembak, Jangan Tembak'

- detikNews
Jumat, 21 Okt 2011 11:08 WIB
Kata-kata Terakhir Khadafi: Jangan Tembak, Jangan Tembak
Tripoli - Mantan pemimpin Libya Kolonel Muammar Khadafi sempat memohon untuk tidak ditembak ketika dirinya dipaksa keluar dari pipa drainase tempat dirinya bersembunyi.

Peristiwa penembakan Khadafi bermula ketika pasukan pemberontak mengejar Khadafi dan rombongannya yang mencoba kabur dari Kota Sirte, kampung halaman Khadafi, dalam iring-iringan kendaraan jeep. Saat itulah serangan udara Prancis diarahkan ke rombongan Khadafi. Namun Khadafi berhasil lolos dan bersembunyi dalam pipa drainase besar.

Salah seorang komandan tempur Dewan Transisi Nasional (NTC) Mohammed Leith menuturkan, Khadafi berada di salah satu jeep ketika para pemberontak menembaki kendaraan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang prajurit pemberontak Mohammed al-Bibi mengatakan kepada wartawan, seperti dilansir News.com.au, Jumat (21/10/2011) Khadafi sempat berujar: "Jangan tembak, jangan tembak" ketika dirinya diseret keluar dari pipa drainase tersebut.

Dalam rekaman video terlihat bagaimana saat-saat terakhir Khadafi sebelum meregang nyawa. Dengan tubuh terluka dan berdarah-darah, Khadafi dikelilingi oleh tentara-tentara pemberontak. Di saat genting seperti itu Khadafi sempat bertanya pada salah seorang pemberontak yang berada di dekatnya: "Apa yang pernah saya lakukan padamu?"

Namun kata-kata itu tidak dihiraukan oleh para pemberontak. Mereka tetap menembak Khadafi hingga tewas.

Khadafi tutup usia pada umur 69 tahun. Kabarnya, Khadafi ditembak di bagian kepala dan kedua kakinya. Dia telah memimpin Libya selama empat dekade.


(ita/vit)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads