"Kami berharap, dia (Khadafi) bisa ditangkap atau dibunuh segera, sehingga kalian tidak harus takut kepadanya lebih lama lagi," kata Clinton saat berkunjung ke Tripoli Selasa (18/10) atau dua hari sebelum Khadafi tewas Kamis (20/10).
Seperti diberitakan arabnews.com, Clinton bertemu dengan pimpinan Dewan Transisi Nasional, Mahmoud Jibril, dan memberikan bantuan sebesar US $11 juta sebagai tambahan bantuan. Bantuan segar ini menaikkan kontribusi Washington sejak pergolakan melawan Khadafi pada Februari lalu, yakni sekitar US $135 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bangga untuk berdiri di tanah kebebasan Libya," kata Clinton. "Amerika Serikat bangga berdiri untuk kalian dalam perjuangan demi kebebasan dan kami akan melanjutkan berdiri bersama kalian, selama kalian melanjutkan perjalanan ini."
Tidak ada yang bisa memastikan apakah pernyataan Clinton itu berkaitan dengan tewasnya Khadafi dua hari setelahnya. Yang jelas, Khadafi tewas di tempat persembunyiannya di Sirte, dalam sebuah serangan yang dilakukan tentara revolusioner dan serangan udara NATO.
(lrn/lrn)











































