Salah satu finalis New7Wonders, Maladewa, resmi menyatakan mundur dari kompetisi. Mereka menarik diri karena mahalnya biaya lisensi dan paket sponsor yang diminta panitia penyelenggara New7Wonders. Pengumuman ini dipajang di situs resmi pariwisata pemerintah Maladewa, visitmaldives.com.
"Dengan menyesal, kami menarik diri dari kompetisi ini karena tuntutan tak terduga atas sejumlah uang yang diminta dari penyelenggara New7Wonders," kata Thoyyib Mohamed, Menteri Negara Pariwisata, Seni dan Budaya dalam visitmaldives.com, Kamis (20/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak lagi merasa bahwa kelanjutan partisipasi dalam kompetisi ini adalah kepentingan ekonomi di Maladewa," ujar Thoyyib dengan kecewa.
Alasan mundurnya Maladewa mengingatkan Pulau Komodo dulu sempat terancam keluar dari kompetisi yang sama. Saat itu Menbudpar Jero Wacik menyatakan kekecewaannya terhadap ancaman panitia New7Wonders. Penolakan Indonesia sebagai tuan rumah karena permintaan fee sebesar US$ 45 juta seharusnya tidak menghapus daftar Pulau Komodo sebagai finalis.
Seperti dilihat dari situs resmi New7Wonders, kini tinggal ada 28 peserta yang bersaing dalam babak final. Maladewa terlihat masih bertengger di dalamnya.
Dari 28 tempat, sebanyak 16 tempat menurun jumlah dukungannya. Termasuk Maladewa dan Pulau Komodo. Sementara sisanya terlihat meningkat jumlah dukungannya. Penghitungan vote dilakukan rutin setiap minggu hingga akhir penutupan vote pada tanggal 11 November 2011.
Menurut situs tersebut, vote bisa dilakukan dengan meng-klik kolom di samping lokasi yang didukung. Vote juga bisa dilakukan menggunakan fasilitas telepon internasional dengan memasukkan kode-kode tertentu.
(feb/fay)










































