Istri Lempari Suami dengan Cupcakes, Berakhir di Pengadilan

Istri Lempari Suami dengan Cupcakes, Berakhir di Pengadilan

- detikNews
Selasa, 18 Okt 2011 06:03 WIB
Istri Lempari Suami dengan Cupcakes, Berakhir di Pengadilan
Chicago - Apa jadinya jika panganan cupcakes (kue mangkok) yang lucu dengan berbagai hiasan dijadikan alat untuk meluapkan amarah pada pasangan Anda. Setidaknya hal itulah yang dilakukan seorang wanita asal Chicago, Dawn Montesdeoca (50) kepada suaminya Arturo Montesdeoca (56).

Kue mungil yang dibalut dengan kertas mangkok itu mendadak dijadikan senjata oleh Dawn untuk melempari suaminya ketika keduanya terlibat perbedaan pendapat. Awalnya mereka hanya terlibat cekcok mulut biasa, namun lama kelamaan malah berujung pada perkelahian fisik.

"Wanita itu menyerang suaminya pada bagian kepala dengan tangannya. Dia juga melempari suaminya dengan cupcakes," terang petugas Departemen Kepolisian Chicago, seperti dilansir dari abcnews.go.com, Selasa (17/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian ini terjadi pada Sabtu pagi lalu sekitar pukul 07.30 waktu setempat. Saat petugas polisi tiba di kediaman mereka, Arturo ditemui dalam keadaan penuh cream cupcakes di bagian kepala juga pakaiannya. Anehnya, hanya gara-gara kekesalannya itu, polisi justru menganggap Dawn bersalah kemudian menangkapnya atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga.

Namun, pada Minggu pagi hakim Adam D. Jr Bourgeois, menyatakan Dawn boleh dilepas. Bukan karena terbebas dari perkara yang dituduhkan padanya, melainkan ia dibebas bersyarat dengan jaminan $ 10 ribu dan segala tindak tanduknya masih dalam pengawasan ketat petugas.

Dalam kesempatan lainnya, saat melaporkan kejadian saat itu polisi Arturo juga bercerita kalau istrinya adalah wanita yang agresif secara verbal. Dia mengaku takut dan keselamatannya terancam dengan melaporkan peristiwa itu.

Atas kekerasan yang dilakukannya, Dawn Montesdeoca pun harus berurusan dengan meja hijau. Sidang di pengadilan KDRT dijadwalkan dimulai pada 1 November.


(lia/her)



Berita Terkait