Surat kabar Jepang, Yomiuri Shimbun seperti dilansir AFP, Senin (10/10/2011) memberitakan, Badan Pariwisata Jepang nantinya akan meminta warga asing yang berminat untuk perjalanan gratis ini agar memasukkan aplikasi online, yang isinya menjelaskan daerah-daerah mana saja di Jepang yang ingin mereka kunjungi.
Badan tersebut selanjutnya akan memilih para pelamar dan meminta mereka untuk menulis laporan mengenai kunjungan mereka yang akan dipublikasikan di internet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program ini rencananya akan dimulai pada April 2012 mendatang. Dalam program ini, biaya akomodasi ditanggung oleh masing-masing peserta program.
Jumlah wisatawan asing di Jepang turun lebih dari 50 persen selama tiga bulan setelah bencana gempa dan tsunami pada 11 Maret lalu yang memicu krisis nuklir di PLTN Fukushima Daiichi. Hingga kini para pekerja PLTN tersebut masih terus berupaya untuk meredakan krisis nuklir itu.
(ita/vit)











































