Serangan itu diduga dilakukan oleh para ekstremis sayap kanan sebagai aksi pembalasan dendam. "Gambaran itu mengejutkan dan tidak memiliki tempat di negara Israel," demikian pernyataan Netanyahu seperti dilansir AFP, Senin (3/10/2011).
"Ini tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai negara Israel, yang menempatkan kebebasan beragama dan kebebasan beribadah di tempat tertinggi," tandas Netanyahu dalam statemennya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Yitzhak Aharonovitch mengecam keras aksi penyerangan masjid tersebut. "Serangan ke tempat suci adalah tindakan jahat dan tercela, itu tak bisa diabaikan," tegasnya.
(ita/fay)











































