"Ini kemenangan luar biasa, momen hebat bagi AS. Al-Awlaki telah menjadi lebih berbahaya daripada Osama bin Laden," kata Peter King, Ketua Partai Republik untuk Komite Keamanan Dalam Negeri DPR AS kepada situs berita Politico, Sabtu (1/10/2011).
"Dalam setahun terakhir, dia telah menjadi teroris no. 1 di dunia," imbuhnya. Dikatakannya, pembunuhan Awlaki merupakan keberhasilan besar dalam perang melawan Al Qaeda dan afiliasi-afiliasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, sebuah pesawat tanpa awak milik AS melancarkan serangan udara di Yaman yang menargetkan konvoi Al Qaeda. Awlaki yang berada dalam konvoi tersebut tewas dalam serangan itu bersama beberapa anggota Al Qaeda lainnya.
Awlaki yang merupakan keturunan Yaman itu telah lama dianggap sebagai teroris global oleh otoritas AS. Pria itu dituduh mendalangi sejumlah percobaan peledakan bom di AS termasuk mendalangi upaya peledakan pesawat penumpang AS yang gagal pada Hari Natal 2009.
(ita/ita)











































