Qin Changcheng telah ditangkap dan mengaku membunuh istrinya karena mengira wanita itu berselingkuh.
Menurut kepolisian setempat seperti diberitakan kantor berita resmi China, Xinhua dan dilansir AFP, Rabu (28/9/2011), Qin juga menghabisi nyawa bos istrinya, paman istrinya serta enam tetangga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria China itu kemudian pergi ke sebuah asrama di kota berpenduduk sekitar 560 ribu jiwa itu dan membunuhi korban-korban lainnya. Tidak jelas bagaimana dia melakukan pembunuhan tersebut.
Ini merupakan aksi pembunuhan dengan korban jiwa terbanyak di China sejak April lalu. Ketika itu, seorang pria berumur 33 tahun di Provinsi Liaoning, China utara membunuh 10 orang termasuk ayahnya beserta istri dan putranya setelah gagal mendapatkan pinjaman uang.
(ita/vit)










































