Dua Pesawat Nyaris Bertabrakan di Hong Kong

Dua Pesawat Nyaris Bertabrakan di Hong Kong

- detikNews
Selasa, 27 Sep 2011 15:14 WIB
Dua Pesawat Nyaris Bertabrakan di Hong Kong
Hong Kong - Dua pesawat komersil tujuan Hong Kong nyaris bertabrakan di udara. Kecelakaan fatal bisa dihindari setelah pilot-pilot kedua pesawat dengan cepat bereaksi setelah mendengar sinyal peringatan tabrakan saat berada di atas wilayah Hong Kong.

Insiden tersebut melibatkan pesawat Boeing 777 milik maskapai Cathay Pacific yang tiba dari New York, Amerika Serikat dan pesawat Airbus A330 milik maskapai Dragonair yang bertolak dari Taiwan. Kedua pesawat diberitahu untuk menunda pendaratan dikarenakan cuaca buruk pada 18 September lalu namun ternyata keduanya kemudian nyasar ke jalur masing-masing pesawat.

Menurut otoritas setempat, jarak antara kedua pesawat tersebut sekitar 2 ribu meter di ketinggian yang sama sebelah barat daya bandara Hong Kong ketika sistem peringatan pencegah tabrakan berbunyi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilot Dragonair kemudian membawa pesawat yang mengangkut 284 penumpang dan 12 kru tersebut melesat cepat ke atas. Sementara pilot pesawat Cathay yang mengangkut 299 penumpang dan 18 kru, dengan cepat menurunkan ketinggian pesawat.

Menurut mantan kepala aviasi sipil Hong Kong, Albert Lam, saat kejadian itu, kedua pesawat bisa mengalami tabrakan hanya dalam waktu enam detik berdasarkan jarak dan kecepatan normal pesawat.

Syukurlah, kedua pesawat akhirnya mendarat dengan selamat tanpa insiden. Kedua pesawat mendarat dengan selisih waktu 14 menit.

"Kemungkinan kecelakaan benar-benar tinggi. Para penumpang benar-benar kembali dari neraka," kata Lam kepada surat kabar The Standard seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (27/9/2011).

Namun menurut juru bicara Cathay Pacific, maskapai Hong Kong yang juga pemilik Dragonair, tak ada risiko tabrakan saat itu. "Tak ada risiko tabrakan dan keselamatan penerbangan tidak terganggu," ujarnya.

Cathay menegaskan, insiden tersebut telah dilaporkan ke otoritas aviasi sipil. Cathay juga berjanji akan bekerja sama dalam penyelidikan insiden tersebut.


(ita/vit)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads