"Ada sekitar 60 tank dan kendaraan lapis baja di tepi timur Rastan. Tembakan tersebut diarahkan pada jalan dan bangunan. Semua komunikasi terputus," kata penduduk al-Rastan, Abu Qassem, seperti dilansir Reuters, Senin (26/9/2011).
Menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), penindasan militer yang telah terjadi di Suriah telah menewaskan sedikitnya 2.700 orang, 100 di antaranya adalah anak-anak. Sedangkan pemerintah Suriah mengatakan 700 tentara dan polisi tewas selama kerusuhan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Turki, Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Bashar akan digulingkan cepat atau lambat oleh rakyatnya sendiri.
"Anda tidak bisa tetap berkuasa melalui kekejaman dan Anda tidak pernah bertahan tanpa dukungan rakyat," kata Erdogan.
(nwk/nwk)











































