Hal itu disampaikan Obama saat akan menempatkan kembali Duta Besar AS untuk Tripoli. Demikian seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/9/2011).
"Saat ini, rakyat Libya menulis sebuah bab baru dalam kehidupan bangsa mereka," kata Obama dalam sambutannya saat persiapan konfrensi tingkat tinggi antar bangsa yang akan membahas mengenai Libya.
"Kami akan berdiri bersama kalian dalam perjuangan kalian untuk mewujudkan perdamaian dan kemakmuran yang dapat membawa kebebasan," tegas Obama
Namun desakan itu ditanggapi dingin oleh pengikut Khadafi. Menurut juru bicara pemerintah, Moussa Ibrahim, ketegangan masih bisa terjadi bahkan sampai bertahun-tahun. Dia juga mengatakan, pendukung Khadafi masih sangat setia dan bersedia melakukan perlawanan terhadap pembrontak Khadafi.
Moussa juga mengklaim, pihaknya telah menangkap 17 tentara bayarang asing termasuk petugas militer dari Perancis dan Inggris. Namun pejabat militer kedua negara tersebut telah membantah pernyataan itu.
Obama meminta pendukung Khadafi menerima kekalahan.
"Mereka yang masih bertahan harus memahami bahwa rezim lama telah berakhir, dan sekarang saatnya untuk meletakkan senjata dan bergabung dengan pemerintahan Libya yang baru," cetus Obama.
(lia/van)











































