Operasi pemisahan kedua bayi berumur 11 bulan bernama Rital dan Ritag Gaboura tersebut sukses setelah melalui empat tahap operasi selama empat bulan.
"Itu benar-benar berisiko tinggi," kata Dr James Goodrich dari badan amal Facing the World, yang membantu operasi pemisahan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Facing the World, operasi pemisahan bayi dempet di kepala tersebut berlangsung dalam empat tahap sejak Mei hingga Agustus lalu di Rumah Sakit Great Ormond Street, London.
Bayi dempet di kepala atau dikenal dengan craniopagus merupakan kasus langka yang terjadi dalam sekitar 1 dari 2,5 juta kelahiran. Operasi pemisahan bayi craniopagus bisa sangat berbahaya khususnya jika ada aliran darah yang signifikan antar kedua otak mereka.
"Insiden bayi kembar selamat dengan kondisi ini sangatlah langka," kata ahli bedah David Dunaway yang memimpin operasi tersebut.
Saat ini kedua bayi masih dalam penanganan medis di rumah sakit. Namun dalam waktu dekat, orangtua mereka akan bisa membawa pulang kedua bayi tersebut.
(ita/vit)










































