Dubes: Rezim Suriah Tidak Membunuh Warga Negaranya

Dubes: Rezim Suriah Tidak Membunuh Warga Negaranya

- detikNews
Sabtu, 17 Sep 2011 17:13 WIB
Dubes: Rezim Suriah Tidak Membunuh Warga Negaranya
Washington - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut lebih dari 2.600 orang tewas di Suriah akibat operasi antidemonstran yang dilancarkan rezim Presiden Bashar al-Assad. Namun Duta Besar (Dubes) Suriah untuk Amerika Serikat, Imad Moustapha, membantah hal tersebut.

Menurutnya angka tersebut merupakan hasil konspirasi yang diarahkan terhadap pemerintah Suriah.

"Ini kebohongan terang-terangan," cetus diplomat Suriah tersebut. "Inilah masalah yang sedang kami hadapi sekarang di Suriah: kampanye masiv disinformasi dan kebohongan-kebohongan," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rezim Suriah tidak membunuh warga negaranya," tegas Moustapha seperti dikutip CNN, Sabtu (17/9/2011).

"Saya pribadi telah bertemu dengan para demonstran," ujarnya. Menurut Moustapha, para demonstran mengatakan bahwa awalnya mereka bergabung dalam demonstrasi karena menuntut reformasi politik namun kini mereka tidak lagi berpartisipasi.

"Sekarang kami tidak lagi (demo) karena ini digunakan oleh kekuatan-kekuatan Barat dan fundamentalis Islam untuk agenda mereka sendiri," tutur Moustapha mengutip demonstran.

Menurut Moustapha, bukan militer Suriah yang bertanggung jawab atas pembunuhan-pembunuhan warga tersebut melainkan kelompok-kelompok fundamentalis Islam.

"Semua orang di dalam dan luar Suriah tahu bahwa kelompok-kelompok agama itu telah memulai demonstrasi tersebut dari masjid-masjid," kata Moustapha.


(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads